Kenapa Kamu Perlu Konsumsi Kunyit

Turmeric_main_0127-e1464063847690

Kunyit bukan hanya sekedar bumbu kari. Penelitian menunjukkan bahwa kunyit memiliki banyak manfaat dan bisa membantu menangkal dementia serta mengurangi resiko kanker.

Kalau Kamu memasak kari, pastinya Kamu akan menggunakan kunyit sebagai salah satu bumbunya. Penelitian menunjukkan bahwa beberapa negara seperti India dan Sri Lanka sudah tahu sejak lama  bahwa bumbu kuning yang satu ini memiliki banyak manfaat, bukan hanya sekedar menambah citarasa saja. Digunakan selama lebih dari 4000 tahun untuk mengobati berbagai jenis penyakit, curcumin – bahan aktif yang terkandung di dalam kunyit – berpotensi menangkal dementia dan mencegah kanker.

Menurut World Alzheimer Report 2009, hanya ada 3.6 persen penduduk Asia Selatan berusia diatas 60 tahun yang menderita dementia, dibandingkan dengan 6.4 persen orang Australia dan 7.2 persen Eropa Barat. World Health Organization juga menyatakan bahwa tingkat penderita kanker di India lebih rendah daripada di beberapa negara maju seperti Amerika.

Turmeric_main_0127

Tapi benarkah semua itu karena kunyit?

Peneliti kanker, Ralph W. Moss meyakini demikian. Dia mengatakan bahwa kunyit merupakan anti inflamasi yang alami. Kunyit bisa menghambat pertumbuhan pembuluh darah baru pada tumor dan juga merupakan antioksidan yang sangat baik. Tapi sebelum Kamu mulai menelannya, Aloysa Hourigan, seorang ahli nutrisi senior dari Nutrition Australia mengatakan bahwa cara mengkonsumsinya tidaklah semudah itu. Curcumin hanya mengandung satu antioksidan saja dan mungkin memang memiliki fungsi, namun Hourigan tidak meyakini bahwa satu jenis antioksidan saja bisa memperbaiki semuanya.

Selain itu, banyak penelitian yang ada hanya dilakukan pada binatang dan tabung reaksi, jadi jika dilihat dari sisi pengobatan di barat, buktinya tidak terlalu kuat. Tapi kunyit sudah digunakan pada pengobatan Cina dan India dalam waktu yang lama, sehingga mungkin memang memiliki beberapa manfaat. Meskipun pengkajian lebih lanjut masih diperlukan, ini dia tujuh manfaat kesehatan kunyit agar Kamu tertarik mengkonsumsinya.

Menangkal Penyakit Alzheimer

Para peneliti percaya bahwa antioksidan pada curcumin dan zat anti inflamasinya mungkin cukup kuat untuk menghancurkan plak amiloid di otak yang menyebabkan penyakit Alzheimer. Menurut Hourigan, jika pembuluh darah tidak tersumbat, maka beberapa bagian di otak dapat mendapat asupan oksigen lebih mudah dan hal itu membuat otak berfungsi lebih baik. Alzheimer Disease Research Center di Universitas California juga sedang merencanakan percobaan klinis pada manusia.

Membantu Mencegah Kanker

Ahli nutrisi Jonny Bowden mengungkapkan dalam bukunya yang berjudul The 150 Healthiest Foods on Earth , bahwa ada setidaknya 30 penelitian yang menunjukkan bahwa curcumin mungkin memiliki efek anti-tumor, dengan cara mengurangi jumlah atau ukuran tumor atau dengan mengurangi presentase binatang yang mengalami penyakit tersebut.

Meskipun penelitian pada manusia juga diperlukan, Bowden menunjukkan sebuah penelitian pada tahun 2006 yang mengungkapkan bahwa curcumin menghambat pertumbuhan kanker colon pada manusia. Penelitian dari New Jersey juga menyebutkan bahwa jika curcumin dikombinasikan dengan sayuran seperti brokoli dan bunga kol, zat ini dapat membantu mengatasi dan mencegah kanker prostat.



Ada juga beberapa indikasi bahwa curcumin membantu mencegah kanker payudaraa, kulit dan kanker pancreas, leukemia pada anak-anak serta multiple myeloma. Meskipun tidak ada satupun yang mengklaim bahwa curcumin bisa menyembuhkan kanker, ada banyak alasan untuk meyakini bahwa zat ini merupakan tambahan yang berguna untuk diet sehat.

Mengurangi Resiko Penyakit Jantung dan Stroke

Menurut Bowden, curcumin juga memiliki pengaruh positif terhadap kolesterol. Penelitian pada binatang menunjukkan bahwa curcumin bisa mengurangi kolesterol dan mencegah akumulasi LDL atau kolesterol buruk di dalam pembuluh darah. Hal ini dapat menghindari terbentuknya plak (atherosclerosis) yang bisa menyumbat arteri serta menyebabkan penyakit jantung dan stroke.

Menangkal Penyakit Inflamasi

Manfaat anti inflamasi alami pada kunyit juga dapat berguna pada pengobatan anti inflamasi tanpa efek samping. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kunyit mungkin dapat membantu mengatasi peradangan mata, peradangan penyakit usus dan multiple sclerosis.

Sebuah penelitian menggunakan sebuah formula yang mengandung kunyit menunjukkan adanya pengurangan rasa sakit dan cacat yang berkaitan dengan osteoarthritis, tapi belum ada penelitian yang secara langsung menggunakan kunyit dalam hal ini.

Melawan Demam dan Flu

Penelitian menunjukkan bahwa kunyit membantu mengurangi parahnya infeksi bakteri dan virus.

Membantu gangguan pencernaan dan Penurunan Berat Badan

Curcumin menstimulasi kantong empedu dan memproduksi empedu. Karena empedu membantu mencena lemak, para ahli percaya bahwa hal ini meningkatkan pencernaan dan membantu mengontrol berat badan. Setidaknya satu penelitian menunjukkan bahwa curcumin mengatasi gangguan pencernaan, mengurangi gejala-gejala seperti perut kembung dan gas.

Membantu Penderita Diabetes





Kunyit berpotensi meningkatkan kontrol glukosa atau aktivitas insulin; pada penelitian yang dilakukan terhadap binatang menunjukkan adanya penurunan level gula darah. Jika Kamu mengkonsumsi kunyit, Hourigan menyarankan agar Kamu juga menjaga gula darah. Saat dikombinasikan dengan pengobatan diabetes, kunyit mungkin dapat menyebabkan gula darah terlalu rendah sehingga memicu hypoglycaemi.

Bagaimana Cara Mengkonsumsinya?

Nutrition Australia mengatakan bahwa kunyit dapat dengan mudah dikonsumsi. Hourigan memberikan saran agar Kita menggunakan berbagai jenis herba dan bumbu karena mereka mengandung berbagai sumber antioksidan yang dapat melindungi kesehatan. Akar dan badan kunyit biasanya direbus dan dikeringkan untuk diubah menjadi bubuk. Kunyit juga bisa diparut seperti jahe atau dikonsumsi dalam bentuk supplemen (kapsul bubuk, ekstrak cair atau tetes). Orang dewasa bisa mengkonsumsi antara satu hingga tiga gram akar kering bubuk setiap harinya.